Disangkanya Pawang Gajah …

Bejo, yang masih kerabat direktur sebuah kebun binatang terkenal, mendengar kabar bahwa seekor gajah yang sangat besar dan tua telah mati di sebuah kandang.

Merasa turut menjadi bagian dari direksi kebun binatang itu, Bejo pun segera ke TKP untuk mengecek kebenaran berita itu. Ketika ia tiba di tempat kejadian, ia menemukan seseorang yang tengah menangis di dekat bangkai gajah yang sangat besar itu.

Bejo mencoba menghibur dan berkata, “Sebagai pawang sang gajah, tentunya Bapak sangat bersedih karena hal ini. Saya juga demikian.”

Orang itu menangis semakin keras karena jengkelnya, “Saya bukan pawang gajah ini, Pak. Tapi saya yang ditugaskan untuk menggali kuburannya!”

Sendal Jepit
tongkrongan

Sendal Jepit

Penulis at RehatSejenak.com
Mantan "Kalong" yang juga merupakan fans berat kucing & kelinci. Ngeblog di RehatSejenak.com sebagai pelampiasan stress dari efek samping akibat jarangnya dapat schedule off di tempat kerja. :3
Sendal Jepit
tongkrongan

Latest posts by Sendal Jepit (see all)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TrackBack URL

http://rehatsejenak.com/disangkanya-pawang-gajah.htm/trackback

PAGE TOP