Gara-gara Ga Punya E-mail …

Seorang pengangguran melamar pekerjaan sebagai office boy di istana negara. Salah seorang staf presiden mewawancarai dia, dan menyaksikan dia membersihkan lantai sebagai tes kelayakannya.

Sang pewawancara pun puas, lalu berkata, “Kamu diterima. Berikan alamat e-mailmu dan saya akan mengirim formulir untuk diisi dan pemberitahuan tentang kapan kamu mulai bekerja.”

Sang pengangguran itu menjawab, “Tapi saya tidak punya komputer, apalagi e-mail, Pak.”

Sang pewawancara memandang dengan sinis lalu berkata, “Wah, maaf. Kalau kamu tidak punya e-mail, berarti kamu ditolak, tidak bisa diterima bekerja di sini.”

Sang pengangguran itu pun pergi dengan lunglai dan harapan kosong. Dia tidak lagi mengetahui apa yang harus dilakukannya sementara hanya ada uang seratus ribuan yang tersisa di kantongnya.

Akhirnya pria itu memutuskan untuk pergi ke Pasar Minggu dan membeli 10 kg peti tomat. Ia menjual tomat itu dari rumah ke rumah. Kurang dari 2 jam, ternyata dia berhasil melipatgandakan modalnya. Dia melakukan kerjanya itu sampai 3 kali, dan pulang membawa tiga ratus ribu, tiga kali lipat dari uangnya semula.

Pria pengangguran itu pun sadar bahwa dia bisa bertahan hidup dengan cara ini. Maka ia pun mulai pergi bekerja lebih pagi dan pulang lebih larut. Uangnya pun bertambah-tambah menjadi dua sampai tiga kali lipat setiap harinya. Akhirnya dia memiliki modal yang cukup, mulai dari membeli gerobak, lalu meningkat menjadi membeli truk, akhirnya ia memiliki armada kendaraan pengirimannya sendiri.

Lima tahun kemudian, pria itu sudah menjadi salah satu pengusaha terbesar di negerinya.

Ia mulai merencanakan masa depan keluarga, mulai memutuskan untuk memiliki asuransi jiwa. Maka ia pun menghubungi seorang broker asuransi dan memilih rencana proteksi yang dikehendakinya.

Sang broker pun menanyakan alamat e-mailnya.

“Nggak ada, saya nggak punya e-mail,” sahut pria itu.

Sang broker menjadi penasaran dan bertanya, “Anda tidak memiliki e-mail tetapi sukses membangun usaha besar. Bisakah Anda bayangkan, sudah jadi apa Anda jika Anda punya e-mail?!”

Pria itu berpikir sejenak, lalu menjawab, “Yup. Saya mungkin sudah jadi office boy di istana negara!”

Sendal Jepit
tongkrongan

Sendal Jepit

Penulis at RehatSejenak.com
Mantan "Kalong" yang juga merupakan fans berat kucing & kelinci. Ngeblog di RehatSejenak.com sebagai pelampiasan stress dari efek samping akibat jarangnya dapat schedule off di tempat kerja. :3
Sendal Jepit
tongkrongan

Latest posts by Sendal Jepit (see all)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TrackBack URL

http://rehatsejenak.com/gara-gara-ga-punya-e-mail.htm/trackback

PAGE TOP