Hidup Ini [Terasa] Datar dan Begitu-begitu Saja?

Pernahkah Anda merasakan hal-hal seperti ini, atau mungkin ikut menyuarakannya di dalam batin Anda?

  • Hidup ini terlalu datar …
  • Jenuh …
  • Bawaan malas banget. Terlalu monoton sih.
  • Kehilangan minat.
  • Hidup ini membosankan.
  • Tidak ada hal yang baru. Lagi-lagi begitu.
  • Habis ini mau ngapain ya?
  • Gak ada kerjaan. Bingung.
  • Kok hidup cuma gini-gini aja ya?
  • Tidak ada hal-hal yang menarik di sekitar.
  • Kenapa hidup ini seperti gak ada artinya?

Ada seseorang yang berkata begini:

Perasaan kok tidak ada yang baru dalam hidup ini. Setiap hari cuma begitu-begitu saja, seputar itu-itu saja, dari bangun pagi, makan, mandi, pergi sekolah / kuliah / kerja, terus pulang lagi, paling-paling interaksi dengan keluarga atau teman-teman atau tetangga untuk sesaat, mungkin diselingi internetan, teleponan, nonton atau baca koran / majalah sebentar, ujung-ujungnya tidur lagi.

Ada banyak orang yang kemudian melarikan diri ke berbagai aktivitas selingan, bahkan ikut masuk ke dalam komunitas yang bisa mengalihkan perhatian mereka dari kejenuhan. Kalau aktivitas dan komunitas tempat pelarian itu memang positif, patut disyukuri. Tetapi bagaimana kalau ternyata yang diikuti itu negatif, bukankah sangat disayangkan? :(

Sebenarnya hidup ini apakah betul-betul sedatar itu, dan apakah memang hidup ini cuma seputar itu-itu saja? Kalau kita pikir-pikir kembali, apa iya?

Ada orang yang kemudian mencoba berkelakar. :D

Mengenai tidak ada yang baru (baca: alias seputar itu-itu saja), sebetulnya memang benar juga untuk hal-hal ini, lho.

  • Ayah dan ibu saya selama ini tetap kedua orang itu juga.
  • Istri saya selama bertahun-tahun ini masih dia juga.
  • Anak-anak saya selama ini masih mereka juga.

Barangkali sudah ada yang cengar-cengir membaca ini. Sebentar. Sebelum nanti ada pihak yang mulai melirik sewot, saya mau menambahkan dulu nih:

Anda sendiri masih tetap diri Anda yang satu itu juga kan (sedari Anda lahir sampai sekarang)?

Nah, balik lagi ke topik pembicaraan. :D

Sebetulnya hidup ini tidak melulu tentang diri kita sendiri dan keluarga, melainkan juga segala sesuatunya yang terjadi pada diri kita, keluarga kita, dan pada lingkungan sekitar kita. Kemudian bagaimana kita menyadarinya, menyikapinya dan menjalaninya, itulah yang semakin membentuk hidup kita.

Coba kita ingat-ingat lagi, bukankah hidup ini ada suka-dukanya, dan ada banyak hal yang tidak terduga? Secara garis besar mungkin kategorinya terkesan itu-itu saja, tapi coba telusuri kedalamannya, apakah setiap hari kejadian yang kita lalui 100% sama persis?

Selain itu, coba diingat-ingat lagi, saat kita masih anak-anak versus sekarang ini, apakah masih sama dan itu-itu saja?

  • Kita belajar berjalan, berbicara, membaca dan menulis semasa kanak-kanak. Segala sesuatu yang ditiru, diulang-ulang dan dilatih sampai kita hapal dan terbiasa untuk melakukannya.
    Sekarang ini bagaimana? Apa kita masih mempelajari sesuatu yang sama persis dengan yang kita pelajari di masa kanak-kanak itu? Saya percaya masing-masing dari kita sekarang sudah memasuki tahap belajar untuk menganalisa dan berpikir.

  • Apakah Anda masih memakai model pakaian yang satu itu juga?
    Bahkan jika Anda bukan seorang yang mengikuti perkembangan mode pakaian, selera fashion Anda sendiri bisa berubah dari waktu ke waktu.

  • Apakah dari saat pertama kita bernapas sampai sekarang, semua kejadian dalam hidup ini sama persis 100% setiap harinya?
  • Apakah tetangga Anda masih 100% mereka-mereka juga dari dulu sampai sekarang? Masa sih tidak ada pendatang barunya?
  • Apakah yang menagih iuran di lingkungan RT Anda masih satu orang yang itu-itu juga selama 10 tahun ini?
  • Apakah dalam 1 tahun, setiap harinya, hanya satu orang itu lagi, itu lagi, yang menelepon Anda? Atau malah Anda yang menelepon hanya ke satu orang itu lagi, orang itu lagi?
  • Apakah judul-judul berita koran sama persis setiap harinya dari pertama kali Anda membaca koran sampai saat ini?

Bagaimana kalau kita mengadakan permainan kecil untuk diri kita sendiri. Permainannya begini:

Mari coba menebak apa yang akan terjadi esok hari, atau bahkan 1 jam sesudah saat ini. Lakukan beberapa kali. Lalu coba dipantau, berapa persen keakuratan tebakan-tebakan kita?

Sejujurnya, tanpa harus melakukan permainan kecil tadi, kebanyakan orang bisa menyimpulkan bahwa hidup ini sebenarnya selalu tidak terduga, jadi tidak terus begitu-begitu saja, dan tidak seputar itu-itu saja.

Bisa jadi hari ini seseorang jingkrak-jingkrak kegirangan, besoknya nangis-nangis sesunggukan. Hari ini bisa jadi seseorang yang kita kenal begitu sehat, tahu-tahu keesokan harinya terkapar tidak berdaya karena terkena flu berat.

Bagi beberapa orang, bahkan tidak perlu menunggu sampai keesokan harinya.
Pagi ini mungkin saja seseorang yang sangat kaya, sampai membuat hati ini iri rasanya, tahu-tahu beberapa jam kemudian jatuh bangkrut karena uangnya ludes akibat salah tindakan investasi di pasar modal yang sedang gonjang-ganjing. Seseorang lainnya hari ini mungkin masih menjadi seorang pangeran, tetapi keesokan harinya tahu-tahu menjadi seorang pengemis karena kondisi politik negerinya.

Hal yang kebalikannya juga bisa terjadi. Seseorang yang tadinya tidak memiliki apa-apa, dalam beberapa jam saja tahu-tahu menjadi seseorang yang memiliki segala-galanya. Seseorang yang pada jam sekian masih terpasung dan menunggu vonis hukuman terakhir, tahu-tahu dibebaskan tanpa syarat dan menghirup kemerdekaan beberapa jam kemudian.

Jadi apakah hidup ini memang datar dan begitu-begitu saja?

Ketika hidup ini mulai terasa datar dan sepertinya hanya seputar itu-itu saja, barangkali kita perlu menengok kembali ke masa-masa lampau, dan mengingat kembali kehidupan kita dari masa kanak-kanak hingga sekarang. Apa iya, hidup kita hanya seputar itu-itu saja? Apa iya yang terjadi dalam hidup sehari-hari sepanjang minggu, bulan, tahun, selalu begitu-begitu saja?

Jikalau perasaan seperti itu mulai menghampiri Anda, cobalah lakukan hal ini.
Cobalah mengambil secarik kertas, lalu ingat-ingat kembali suka-duka yang sudah ada sepanjang hidup ini, cantumkan juga semua yang sudah dicapai dalam hidup ini, termasuk siapa saja yang pernah berpengaruh dalam kehidupan pribadi Anda dan apa yang telah dipengaruhinya. Tuliskanlah itu satu per satu ke dalam kertas tadi. Boleh juga bertanya kepada orang tua atau keluarga tentang kejadian masa lampau yang mungkin terlupakan oleh Anda, yang mungkin tidak Anda sadari karena Anda masih terlalu kecil saat itu terjadi. Daftarkan semua itu ke dalam kertas tadi.
Setelah itu, coba analisa kembali apa yang sudah Anda tuliskan sebagai “yang pernah terjadi atau yang pernah ditemui dalam hidup” Anda itu.

Berdasarkan daftar di kertas tadi, apakah hidup ini memang datar dan begitu-begitu saja?

Bisa jadi cara pandang kitalah yang datar dan begitu-begitu saja. :)

Alexandra

Penulis at RehatSejenak.com
nggg ... sepertinya si Imut-imut yang satu ini kelupaan memperkenalkan dirinya sendiri. /(=.=!)__

Latest posts by Alexandra (see all)

2 Comments

  1. artikel yang hebat…
    mungkin benar, cara berpikir kitalah yang mungkin begitu-begitu saja…sehingga sepertinya hidup ini datar….
    terimakasih, ini sungguh menginspirasiku….

    • Sasha says:

      terima kasih juga atas kunjungan dan feedbacknya. Kampung Wirausaha juga penuh inspirasi. :cendol
      salam sukses selalu! :thanks2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TrackBack URL

http://rehatsejenak.com/hidup-ini-terasa-datar-dan-begitu-begitu-saja.htm/trackback

PAGE TOP