Jamur

Seorang kakek yang juga profesor botani, mempunyai hobi yang menyenangkan. Setiap akhir pekan, ia pergi mengunjungi hutan dan mengumpulkan jamur.

Saking gandrungnya ia dengan hobi ini, setiap kali pulang, ia membawa jamur melebihi apa yang diperlukan oleh keluarganya. Alhasil, ia pun membagi-bagikan sebagian jamur itu kepada para tetangganya.

Pada suatu hari, sang profesor menghentikan seorang tetangga yang kebetulan berpapasan, dan bertanya, “Apakah Anda menyukai jamur yang saya berikan minggu lalu?”

Sang tetangga menjawab, “Oh, jamur itu lezat sekali. Paman dan Bibi saya juga kebetulan berkunjung, akhirnya saya berbagi jamur itu dengan mereka juga. Mereka bilang, mereka belum pernah merasakan jamur selezat itu. Kami betul-betul berterima kasih karena Anda begitu murah hati.”

Sang profesor menyahut, “Wah, saya gembira semua orang menyukai jamur-jamur itu. Oh ya, ada orang yang alergi terhadap jamur. Di keluarga Anda tidak ada yang mendapat efek samping atau sakit oleh jamur itu?”

Sang tetangga menggeleng.

“Tidak, Kek. Seperti yang sudah saya katakan, itu adalah jamur yang paling lezat yang pernah Anda berikan kepada kami,” jawab sang tetangga.

Sang profesor langsung meloncat kegirangan.

“Horeee!!” seru sang profesor kegirangan, “Saya baru saja menemukan jenis jamur baru yang tidak beracun!”

Sendal Jepit
tongkrongan

Sendal Jepit

Penulis at RehatSejenak.com
Mantan "Kalong" yang juga merupakan fans berat kucing & kelinci. Ngeblog di RehatSejenak.com sebagai pelampiasan stress dari efek samping akibat jarangnya dapat schedule off di tempat kerja. :3
Sendal Jepit
tongkrongan

Latest posts by Sendal Jepit (see all)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TrackBack URL

http://rehatsejenak.com/jamur.htm/trackback

PAGE TOP