Kiat Melamar

Bejo yang kesengsem dengan Susi, kekasihnya, akhirnya pergi ke rumah sang kekasih untuk melamar. Kebetulan sang ayah sedang duduk-duduk santai di serambi depan rumahnya.

Bejo: “Selamat malam, Oom.”

Ayahnya Susi: “Malam, ada perlu apa ke sini?”

Bejo: “Begini, Oom. Saya mau melamar anak Oom, Susi.”

Ayahnya Susi: “Apa kamu sudah punya pekerjaan tetap?”

Bejo: “Jangan kuatir, Oom. Saya sudah bekerja.”

Ayahnya Susi: “Kalau begitu, sudah sejauh mana kemampuanmu?”

Bejo: “Tujuh ratus lima puluh ribu, Oom.”

Ayahnya Susi: “Segitu mah terlalu kecil.”

Bejo: “Kalau sembilan ratus ribu, gimana Oom?”

Ayahnya Susi: “Masih terlalu kecil! Jujur saja deh, saya sukanya yang berjuta-juta punya.”

Bejo: “Baiklah, Oom. Kalau gitu, setengah juta, bagaimana?”

Ayahnya Susi: “Nah, gitu dong. Lamaranmu saya terima.”

Sendal Jepit
tongkrongan

Sendal Jepit

Penulis at RehatSejenak.com
Mantan "Kalong" yang juga merupakan fans berat kucing & kelinci. Ngeblog di RehatSejenak.com sebagai pelampiasan stress dari efek samping akibat jarangnya dapat schedule off di tempat kerja. :3
Sendal Jepit
tongkrongan

Latest posts by Sendal Jepit (see all)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TrackBack URL

http://rehatsejenak.com/kiat-melamar.htm/trackback

PAGE TOP