Tag : hidup

7 posts

Mindset alias pola pikir, benar-benar harus diwaspadai, karena dari sanalah cikal-bakal segala pertimbangan yang akan menentukan sikap dan langkah hidup seseorang, … yang nantinya berujung pada apa yang disebut kalangan umum sebagai “Nasib”. Pesan yang sama, yang disampaikan kepada dua orang pada waktu yang bersamaan, bisa ditafsirkan secara bertolak belakang oleh masing-masing pihak, akibat mindset …
Selama Hayat BB Masih Dikandung Badan … :cd
Pernahkah Anda merasakan hal-hal seperti ini, atau mungkin ikut menyuarakannya di dalam batin Anda? Hidup ini terlalu datar … Jenuh … Bawaan malas banget. Terlalu monoton sih. Kehilangan minat. Hidup ini membosankan. Tidak ada hal yang baru. Lagi-lagi begitu. Habis ini mau ngapain ya? Gak ada kerjaan. Bingung. Kok hidup cuma gini-gini aja ya? Tidak …
Ada orang yang mengatakan begini: Cara dan sikap hidup seseorang sebenarnya merupakan cerminan dari seberapa besar penghargaannya terhadap segala sesuatu yang masih dimilikinya dalam hidup ini, termasuk penghargaannya terhadap dirinya sendiri. Kalau direnungkan kembali, benar juga kata-katanya. Contoh sederhana mungkin bisa dilihat dari kehidupan seorang siswa. Misalnya, siswa ini akan menempuh ujian yang akan menentukan …
Seseorang yang selalu berorientasi ke depan, tentunya tidak lepas dari introspeksi dan analisa terhadap berbagai aspek kehidupan ini, segala keputusan yang diambilnya, termasuk menganalisa dirinya sendiri. Kehidupan ini ibarat membangun rumah, tentunya perlu tahu di mana harus meletakkan landasannya yang kokoh, juga perlu menghitung kemampuan anggaran, kekuatan diri sendiri untuk menanggung semua ini, sampai bahan-bahan yang diperlukan, termasuk siapa yang akan mengerjakan pembangunan rumah itu dan seberapa lama waktu yang sebenarnya dibutuhkan sampai rumah itu pasti selesai didirikan. Ada yang mengajukan Analisis SWOT untuk analisa keputusan bisnis. Akan tetapi, bila direnungkan kembali, sebenarnya aspek lain dari kehidupan ini juga memerlukan perhitungan dan analisa matang yang serupa. Jadi Analisis SWOT sebenarnya juga dapat diterapkan untuk menganalisa diri sendiri dan progress diri. Ngomong-ngomong, bagaimana dengan Anda? Pernah mencoba menganalisa diri sendiri dengan Analisis SWOT? Bagi para pengambil keputusan, singkatan ini tentunya tidak asing buat Anda. Berikut ini merupakan definisi Wikipedia tentang SWOT:
Mempunyai motivasi, semangat, antusiasme, perasaan berkobar-kobar, penuh vitalitas, energik, optimis, berapi-api dalam melakukan aktivitas dalam hidup sehari-hari, tentunya akan menyenangkan bagi yang menjalaninya, apalagi ketika target atau tujuan yang diincar akhirnya tercapai juga. Kepuasan yang dirasakan tentunya tidak terucapkan oleh kata-kata. Akan tetapi, ketika hal sebaliknya terjadi, ketika seseorang mengalami hambatan internal yang menundanya dalam menjalani aktivitasnya, bahkan sekalipun aktivitas itu merupakan yang disukainya, maka perasaan stress dan tidak menentu mulai bermunculan, apalagi jika sebelumnya orang itu sudah memasang target tertentu yang akhirnya terus tertunda, dan tertunda. Rencana dan rencana mungkin sudah banyak yang dibuat, tetapi pelaksanaan selalu tertunda dan tertunda. Pola seperti ini akan memicu stress dan pada akhirnya mengarahkan orang itu menuju rasa frustrasi, yang justru membuatnya menjadi semakin tidak bersemangat. Ini bisa terjadi karena mood dan jiwa seseorang tidak selamanya berada pada kondisi puncak. Akan ada saat-saat di mana seseorang mengalami penurunan semangat dan motivasi dalam melakukan aktivitasnya, kebanyakan karena mulai merasakan kelelahan akibat terkuras, kebosanan, atau hal-hal lainnya yang merupakan masalah dari dalam diri orang bersangkutan. Akhirnya reaksi orang itu menjadi melambat. Tentunya, hal ini harus segera diatasi supaya tidak berlarut-larut. Kelelahan bisa diatasi dengan istirahat. Kebosanan bisa diatasi dengan mengalihkan perhatian kepada sesuatu lainnya untuk penyegaran. Begitu pula masalah lainnya. Setelah masalah-masalah tadi teratasi, bagi kebanyakan orang masih mudah untuk kembali melanjutkan aktivitas dan mengejar targetnya. Namun ada satu biangkerok penghambat diri yang sebenarnya berbahaya, tetapi paling banyak diremehkan orang: kemalasan.
Hidup ini memang singkat dan hanya sekali. Jangan sampai Anda lupa untuk rehat sejenak, untuk memberi waktu bagi jiwa, hati dan pikiran Anda sendiri.
PAGE TOP